NVIDIA Hadirkan DGX Spark & DGX Station Sebagai Supercomputer Paling Kecil

2 weeks ago 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta, Gizmologi – NVIDIA kembali menghadirkan inovasi terbaru dengan meluncurkan DGX Spark dan DGX Station. Kedua perangkat ini merupakan superkomputer AI dalam bentuk desktop yang ditenagai oleh platform NVIDIA Grace Blackwell. Dengan hadirnya DGX Spark dan DGX Station, para pengembang AI, peneliti, ilmuwan data, hingga mahasiswa kini dapat melakukan pengembangan model AI besar secara lokal, baik untuk prototype, finishing, maupun inferensi. Model-model ini dapat dijalankan langsung di perangkat atau diterapkan ke NVIDIA DGX Cloud serta infrastruktur cloud atau pusat data lainnya.

Sebelumnya, arsitektur Grace Blackwell hanya tersedia untuk pusat data, namun kini NVIDIA membawanya ke desktop melalui DGX Spark dan DGX Station. Hal ini memberikan fleksibilitas lebih besar bagi para profesional AI untuk mengakses performa komputasi tinggi tanpa harus bergantung pada infrastruktur cloud. Beberapa perusahaan teknologi terkemuka seperti ASUS, Dell, HP Inc., dan Lenovo telah bergabung sebagai mitra dalam pengembangan perangkat ini.

Dengan inovasi ini, NVIDIA semakin mempercepat revolusi AI, memungkinkan lebih banyak individu dan organisasi untuk melakukan eksperimen serta inovasi di berbagai bidang. Dari pengembangan AI generatif hingga robotika, DGX Spark dan DGX Station membuka peluang baru bagi para penggunanya untuk mencapai tingkat komputasi yang sebelumnya hanya tersedia di pusat data.

“AI telah mengubah setiap lapisan dalam komputasi. Wajar jika muncul kelas komputer baru yang dirancang khusus untuk pengembang AI-native dan menjalankan aplikasi AI-native,” kata Jensen Huang, pendiri dan CEO NVIDIA.

Baca Juga: ChatGPT Kini Bisa Menjadi Asisten Digital Utama di Android, Begini Caranya

DGX Spark: Superkomputer AI Paling Kecil dengan Performa Besar

DGX Spark 001

DGX Spark merupakan superkomputer AI desktop terkecil di dunia, tetapi memiliki performa luar biasa. Perangkat ini dirancang untuk membantu peneliti, ilmuwan data, dan pengembang robotika dalam mendorong batasan AI generatif serta AI fisik dengan kemampuan komputasi yang sangat tinggi.

Inti dari DGX Spark adalah NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip, yang dioptimalkan untuk faktor bentuk desktop. Superchip ini dilengkapi dengan GPU NVIDIA Blackwell yang mendukung Tensor Core generasi kelima serta presisi FP4. Kombinasi teknologi ini memungkinkan DGX Spark mencapai hingga 1.000 triliun operasi per detik untuk tugas penyempurnaan dan inferensi model AI terbaru, termasuk model NVIDIA Cosmos Reason dan NVIDIA GR00T N1.

Keunggulan lain dari GB10 Superchip adalah penggunaan teknologi interkoneksi NVIDIA NVLink-C2C, yang menghadirkan model memori kohesif antara CPU dan GPU dengan bandwidth lima kali lebih besar dibandingkan PCIe generasi kelima. Dengan teknologi ini, transfer data antara CPU dan GPU menjadi lebih cepat, sehingga meningkatkan efisiensi dalam menangani beban kerja AI yang membutuhkan kapasitas memori besar.

NVIDIA juga menyertakan platform AI full-stack dalam DGX Spark, yang memungkinkan pengguna memindahkan model AI mereka dari desktop ke DGX Cloud atau infrastruktur cloud lainnya dengan sedikit atau tanpa perubahan kode. Hal ini memberikan kemudahan bagi para pengembang dalam melakukan iterasi dan penyempurnaan model mereka secara lebih efisien.

DGX Station: Performa Pusat Data di Atas Meja

DGX Station menghadirkan performa sekelas pusat data dalam bentuk desktop, menjadikannya solusi ideal bagi pengembang AI yang membutuhkan daya komputasi lebih besar. Perangkat ini adalah sistem desktop pertama yang menggunakan NVIDIA GB300 Grace Blackwell Ultra Desktop Superchip, yang memiliki ruang memori kohesif sebesar 784 GB untuk mempercepat pelatihan dan inferensi model skala besar.

GB300 Desktop Superchip yang tertanam dalam DGX Station dilengkapi dengan GPU NVIDIA Blackwell Ultra yang mendukung Tensor Core generasi terbaru serta presisi FP4. GPU ini terhubung langsung dengan CPU NVIDIA Grace melalui NVLink-C2C, menghasilkan komunikasi sistem yang sangat cepat dan efisien untuk menangani tugas komputasi berat.

Salah satu fitur unggulan DGX Station adalah NVIDIA ConnectX-8 SuperNIC, yang dirancang untuk mengoptimalkan komputasi AI dalam skala besar. Dengan dukungan jaringan hingga 800 Gb/s, SuperNIC ini memungkinkan konektivitas super cepat antara beberapa unit DGX Station, sehingga memungkinkan pengguna untuk menangani beban kerja AI yang lebih besar dan mempercepat transfer data dalam jumlah besar.

Selain itu, DGX Station didukung oleh platform NVIDIA CUDA-X AI, yang memungkinkan tim pengembang mencapai performa terbaik dalam pengembangan AI langsung dari desktop mereka. Pengguna juga mendapatkan akses ke layanan mikro NVIDIA NIM melalui platform perangkat lunak NVIDIA AI Enterprise. Dengan fitur ini, proses inferensi menjadi lebih optimal dan mudah diimplementasikan, serta didukung oleh layanan enterprise yang andal.

Dengan hadirnya DGX Spark dan DGX Station, NVIDIA tidak hanya menghadirkan teknologi canggih dalam komputasi AI, tetapi juga memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi para profesional AI untuk berinovasi. Kini, kemampuan superkomputer AI tidak lagi terbatas di pusat data, tetapi bisa diakses langsung dari meja kerja.

Artikel berjudul NVIDIA Hadirkan DGX Spark & DGX Station Sebagai Supercomputer Paling Kecil yang ditulis oleh Christopher Louis pertama kali tampil di Gizmologi.id

Read Entire Article