Motor Blong di Jalan Turunan, Satu Tewas, Satu Luka Berat

19 hours ago 1
ARTICLE AD BOX
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika mengatakan, kecelakaan itu terjadi, Selasa (1/4) sekitar pukul 15.00 Wita. Korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan itu adalah Gavin Wyman Arya Oematan, 21, seorang pemuda kelahiran Banyuwangi yang beralamat di Kelurahan Kawan, Kecamatan/Kabupaten Bangli.

AKP Diatmika mengungkapkan kecelakaan bermula ketika korban mengendarai sepeda motor Yamaha NMax bernopol DK 4502 PBC. Motor itu melaju dari arah utara menuju ke selatan atau arah Singaraja ke Sambangan. Korban saat itu tidak sendirian. Ia membonceng temannya bernama Agustinus I Putu Rahmadika, 22.

Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan turunan terjal, rem sepeda motor yang dikendarai korban mendadak blong. “Pada saat di TKP, pengendara berusaha mengurangi kecepatan rem sepeda motornya namun tidak berfungsi. Sehingga kehilangan keseimbangan dan terjadi kecelakaan tunggal,” jelasnya, dikonfirmasi Rabu (2/4) siang.

Kejadian usai kecelakaan yang dialami korban sempat beredar di media sosial. Sepeda motor yang ditumpangi korban tampak terperosok masuk ke jurang. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa kecelakaan juga berupaya menolong kedua korban dan membawa ke rumah sakit agar segera mendapat pertolongan medis. 

Kata AKP Diatmika, akibat kecelakaan tersebut Gavin mengalami luka pada bagian kepala, mulut mengeluarkan darah, telinga sebelah kanan mengalami robek. Ia sempat dibawa ke RSUD Buleleng untuk ditangani. Namun setelah dua jam dirawat, Gavin dinyatakan meninggal dunia. 

Adapun yang dibonceng, yakni Agustinus mengalami patah lengan tangan kanan dan mengalami luka robek pada kepala belakang. Pemuda yang beralamat di Banjar Tandeg, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung ini, hingga kini masih dirawat di RSUD Buleleng. 

Adapun ruas jalan lokasi kecelakaan tersebut merupakan jalan desa dengan medan yang cukup terjal. Jalanan ini biasa digunakan warga sekitar. Sedangkan warga luar Buleleng, biasa diarahkan melewati menggunakan ruas jalan Sambangan - Panji. 

AKP Diatmika belum bisa memastikan kemungkinan korban salah jalur karena mengikuti petunjuk aplikasi Google Maps. Mengingat korban selamat masih dirawat dan belum bisa diminta keterangan. “Mengenai hal ini, anggota belum mendapat konfirmasi dari korban, karena korban masih menjalani perawatan,” tandasnya.7 mzk
Read Entire Article