Manchester United Kembali Kalah, Amorim Akui Tekanan Besar

2 days ago 1
ARTICLE AD BOX
Kekalahan ini menjadi yang ke-13 bagi Manchester United musim ini di Premier League, hanya terpaut satu dari rekor 14 kekalahan yang mereka catat pada musim 2023-24. Kini, United semakin terpuruk di peringkat ke-13 klasemen sementara.

Usai pertandingan, Amorim mengakui bahwa tekanan di Manchester United sangat besar dan ia harus segera menemukan solusi.

"Di Manchester United, Anda tidak memiliki banyak waktu. Saya juga tidak akan mendapatkan waktu lama. Kami harus segera membalikkan keadaan," ujar Amorim.

Pelatih asal Portugal itu menyoroti gol cepat yang dicetak Elanga, yang membuat Forest bisa bertahan dengan rapat dan mengandalkan serangan balik cepat.

"Kami sebenarnya mengontrol permainan, terutama di babak kedua. Kami terus menekan, tetapi di sepertiga akhir lapangan, kami tidak cukup tajam," tambahnya.

Elanga, yang meninggalkan Old Trafford dua tahun lalu demi memberi tempat bagi Antony, tampil gemilang dalam laga ini. Ia mencetak gol kemenangan pada menit ke-5 setelah berlari dua pertiga lapangan sebelum menaklukkan kiper United.

United sempat memiliki peluang melalui tandukan Diogo Dalot yang membentur mistar di babak pertama dan sepakan Mason Mount yang melenceng tipis di menit-menit akhir. Namun, mereka tetap gagal mencetak gol.

Hasil ini membuat Nottingham Forest, yang kini berada di peringkat ketiga, semakin mendekati tiket ke Liga Champions musim depan. Mereka unggul delapan poin dari Chelsea yang berada di posisi keempat.

Masalah Ketajaman United Berlanjut

Manchester United kembali menunjukkan masalah utama mereka musim ini: ketajaman di lini depan. Alejandro Garnacho, yang memiliki enam dari 24 tembakan United, gagal memaksimalkan peluang yang ada.

Amorim tetap membela pemain mudanya itu. "Dia sudah melakukan segalanya. Kadang-kadang, meskipun sudah melakukan hal yang benar, penyelesaian akhirnya tidak sempurna. Tapi yang saya lihat, dia bekerja keras untuk tim," katanya.

United mencoba mengubah strategi di babak kedua dengan memasukkan Rasmus Højlund, yang baru saja mengakhiri paceklik golnya pekan lalu. Namun, mereka tetap kesulitan menembus pertahanan solid Forest. Bahkan, upaya terakhir Harry Maguire di masa tambahan waktu masih bisa disapu oleh Murillo di garis gawang.

Kekalahan ini semakin menegaskan musim buruk Manchester United. Mereka kini hanya berjarak satu kekalahan dari rekor 14 kekalahan Premier League dalam satu musim, yang mereka catat pada 2023-24.

Sementara itu, Nottingham Forest terus mencatatkan rekor positif di bawah asuhan Nuno Espirito Santo. Mereka kini telah mencetak gol pembuka dalam 23 pertandingan Premier League musim ini, lebih banyak dari tim mana pun.

"Kami bekerja keras, bertahan dengan baik, dan berjuang sampai akhir. Rekor-rekor terus kami pecahkan dan City Ground menjadi bagian penting dalam perjalanan ini," kata Nuno setelah pertandingan.

Dengan performa yang masih jauh dari harapan, Amorim kini harus mencari solusi cepat sebelum tekanan semakin besar dan masa depannya di Manchester United menjadi tanda tanya.

Read Entire Article